Skip to main content

Promo buku ajar : Elemen dan Proses Desain Arsitektur Lanskap Taman Rumah Tinggal

ELEMEN DAN PROSES DESAIN ARSITEKTUR LANSKAP TAMAN RUMAH TINGGAL
Memahami Cara Merancang Eksterior Taman Rumah Tinggal Secara Praktis dan Mudah

Penulis : Irawan Setyabudi, ST.,MT
©Dream Litera Buana

Malang 2016

100 halaman, 15,5 x 23 cm
ISBN: 978-602-1060-59-9
Diterbitkan oleh CV. Dream Litera Buana 
Cetakan pertama, Maret 2016

Harga  promo : Rp. 75.000.00


Akhir-akhir ini perkembangan olahan ruang terbuka semakin membuka mata masyarakat karena memiliki nilai positif, tidak lagi dilihat hanya sebagai pelengkap ruang terbangun. Perkembangan taman di kota yang bersifat publik menjadikan desain taman sebagai ilmu terapan yang paling diminati. Contohnya di kota Malang terdapat taman tematik seperti taman kunang-kunang, taman merbabu, taman median di boulevard Ijen, taman tematik molekul, atau contohnya di kota Bandung ada taman jomblo, menjadikan suatu daerah semakin diingat oleh masyarakat, atau dalam bahasa ilmiahnya adalah landmark. Dalam hal ini masyarakat ikut memiliki karena ada sense of belonging. Bagaimana dengan lingkup lebih kecil misalnya taman rumah tinggal? Dalam mendesain taman rumah tinggal, alurnya lebih sederhana karena hanya 3 aktor yang berperan, yaitu klien, arsitek dan kontraktor. Klien sebagai owner proyek akan melimpahkan projectnya kepada arsitek, si arsitek yang dibantu oleh tim harus menguasai bidangnya dan saling berkomunikasi kepada klien tentang rancangannya sebelum dibangun oleh kontraktor. Dengan adanya komunikasi yang intensif dan sesuai dengan keinginan-kebutuhan klien akan mewujudkan rasa sense of belonging. Inilah dapat dikatakan sebagai karya yang berhasil.



Terbatasnya literatur dan buku-buku yang membahas secara runtut teori perancangan arsitektur lanskap merupakan sesuatu yang mengkhawatirkan, karena hasil rancangannya tanpa disertai suatu konsep yang matang. Dalam buku ini, proses mendesain taman rumah tinggal dicoba disusun menjadi sebuah buku pedoman atau ajar kepada mahasiswa atau calon arsitek lanskap profesional yang berasal dari hasil pekerjaan mahasiswa, setiap babnya disajikan dengan diagram dan mudah dipahami.

Selain berasal dari rangkuman pekerjaan mahasiswa, juga dari kumpulan teori perancangan arsitektur lanskap yang sampai saat ini masih digunakan. Beberapa diantaranya telah diperbarui agar aktual dan sesuai kondisi masyarakat modern. Buku ini terdiri atas bab pengantar berarsitektur, teori azas perancangan arsitektur, proses desain : inventarisasi, studi objek, programming, konsep, pradesain serta pengembangan desain, selain itu dibahas mengenai pentingnya komunikasi bagi seorang arsitek.

Penulis berharap nantinya buku ini bermanfaat sebagai sebuah pedoman, acuan atau kitab bagi mahasiswa atau calon arsitek profesional yang membutuhkan informasi tentang proses desain taman rumah tinggal.

Ayo lengkapi koleksi buku arsitektur kalian, Salam arsitekturis! Salam lanskaper muda!

Untuk info pemesanan hubungi via sms : +62 82244334033 
atau email : isetyabudi.st@gmail.com
Harga  promo : Rp. 75.000.00 






Comments

Popular posts from this blog

Tips Agar Mendapatkan Hasil Render Terbaik

Tulisan ini sebenarnya hasil share dari komunitas>>>sketchunesia di FB yang saya pikir cukup bermanfaat dan ditulis asli oleh Bapak Sadyo Adhi namun dengan gubahan dan tambahan dari saya sendiri. Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu rendering merupakan suatu proses yang menjadikan gambar 3d agar tampak menjadi lebih nyata dengan olahan cahaya, warna, dan tekstur. Salah satu cara adalah menggunakan software vray yang akhir-akhir ini booming bagi kalangan arsitek sebagai media komunikasi ke klien.

Berikut prinsip-prinsip render arsitektur : 
1. Ketika memutuskan software sketchup dan vray sebagai alat render kalian, maka perhatikan cahaya. Karena prinsip kerja vray adalah pantulan cahaya (Pantulan primer dan sekunder). Dengan pantulan cahaya yang baik akan memberikan suasana yang baik pula atau real. Misal dengan posisi cahaya yang pagi siang dan seterusnya akan memberikan kesan berbeda.

2. Tekstur yang digunakan, seharusnya dari foto atau dengan gambar kualitas tinggi, seh…

Papan Panel Pameran

Papan panel, dalam suatu pameran diperlukan untuk memasang hasil karya dwimatra baik poster, lukisan, konsep, ataupun fotografi. Macamnya ada banyak dan tergantung dari ide. Pada kesempatan kali ini kami memunculkan papan panel dari kumpulan boks telor yang disusun secara grid dan dicat warna hitam. Tidak henti-hentinya kami ucapkan terima kasih kepada tim mahasiswa dan dosen arsitektur lanskap dalam sumbangan ide pembuatan panel ini sehingga bisa digunakan pada Pameran Hasil Karya AL tahun 2015 dan dipakai pada pameran-pameran berikutnya.

MEMAKNAI KEMBALI KEARIFAN LOKAL DALAM ARSITEKTUR

1. Tentang Definisi Kearifan Lokal Sebelumnya    Pada umumnya, pengertian kearifan lokal telah banyak ditulis dan dikembangkan oleh berbagai ahli dengan jurnal-jurnal ilmiahnya, maupun orang awam yang sadar dan tertarik tentang potensi yang tertimbun di daerahnya. Pengertian ini diperoleh selain diperoleh dari sudut antropologis, kesejarahan maupun khususnya dalam bidang arsitektur (lingkungan binaan). Kebanyakan pengertian tersebut menjadi sebuah ‘definisi’ yang mengalami degenerasi atau penyempitan makna, karena tidak satu-dua yang langsung mencontek referensinya tanpa ada contoh dari image realita kehidupan.       Pada definisi sebelumnya, dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia John M Echols dan Hassan Shadily, kearifan lokal diderivasi dari dua kata yaitu kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan; dan lokal (local) atau setempat. Jadi menurut beliau, gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatn…