Skip to main content

ADAPTASI SELUBUNG RUMAH KUNO-KOLONIAL BELANDA TERHADAP IKLIM TROPIS LEMBAB DI KOTA MALANG

Oleh :
Irawan Setyabudi
NIM : 0410650049-65
Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Pembimbing : Dr. Agung Murti Nugroho, ST.,MT dan Ir. Sigmawan Tri Pamungkas, MT

ABSTRAK

Rumah kuno-kolonial dalam cakupan ini adalah berada di kota Malang sedikit banyak mengalami perubahan yakni unsur-unsur selubung bangunan yaitu atap, teritisan, dinding, lantai, ruang terbuka, dan orientasi. Fakta yang ada bahwa rumah di sekitar jalan Ijen adalah 90% adalah permukiman dan belum banyak mengalami perubahan. Metode analisis ditekankan dengan identifikasi unsur selubung suatu rumah kuno-kolonial sehingga diketahui sifat-sifat arsitektural yang muncul sebagai antisipasi terhadap iklim setempat seperti dalam intisari pendapat Smardon. Hasil yang diharapkan adalah suatu wujud usulan elemen rumah hasil adaptasi terhadap iklim yang memiliki kontribusi kepada khalayak.

Kata kunci : adaptasi, rumah, iklim, Malang

 untuk download pdf jurnal tersebut klik disini

Comments

Popular posts from this blog

Tips Agar Mendapatkan Hasil Render Terbaik

Tulisan ini sebenarnya hasil share dari komunitas>>>sketchunesia di FB yang saya pikir cukup bermanfaat dan ditulis asli oleh Bapak Sadyo Adhi namun dengan gubahan dan tambahan dari saya sendiri. Sebelumnya perlu diketahui terlebih dahulu rendering merupakan suatu proses yang menjadikan gambar 3d agar tampak menjadi lebih nyata dengan olahan cahaya, warna, dan tekstur. Salah satu cara adalah menggunakan software vray yang akhir-akhir ini booming bagi kalangan arsitek sebagai media komunikasi ke klien.

Berikut prinsip-prinsip render arsitektur : 
1. Ketika memutuskan software sketchup dan vray sebagai alat render kalian, maka perhatikan cahaya. Karena prinsip kerja vray adalah pantulan cahaya (Pantulan primer dan sekunder). Dengan pantulan cahaya yang baik akan memberikan suasana yang baik pula atau real. Misal dengan posisi cahaya yang pagi siang dan seterusnya akan memberikan kesan berbeda.

2. Tekstur yang digunakan, seharusnya dari foto atau dengan gambar kualitas tinggi, seh…

Papan Panel Pameran

Papan panel, dalam suatu pameran diperlukan untuk memasang hasil karya dwimatra baik poster, lukisan, konsep, ataupun fotografi. Macamnya ada banyak dan tergantung dari ide. Pada kesempatan kali ini kami memunculkan papan panel dari kumpulan boks telor yang disusun secara grid dan dicat warna hitam. Tidak henti-hentinya kami ucapkan terima kasih kepada tim mahasiswa dan dosen arsitektur lanskap dalam sumbangan ide pembuatan panel ini sehingga bisa digunakan pada Pameran Hasil Karya AL tahun 2015 dan dipakai pada pameran-pameran berikutnya.

MEMAKNAI KEMBALI KEARIFAN LOKAL DALAM ARSITEKTUR

1. Tentang Definisi Kearifan Lokal Sebelumnya    Pada umumnya, pengertian kearifan lokal telah banyak ditulis dan dikembangkan oleh berbagai ahli dengan jurnal-jurnal ilmiahnya, maupun orang awam yang sadar dan tertarik tentang potensi yang tertimbun di daerahnya. Pengertian ini diperoleh selain diperoleh dari sudut antropologis, kesejarahan maupun khususnya dalam bidang arsitektur (lingkungan binaan). Kebanyakan pengertian tersebut menjadi sebuah ‘definisi’ yang mengalami degenerasi atau penyempitan makna, karena tidak satu-dua yang langsung mencontek referensinya tanpa ada contoh dari image realita kehidupan.       Pada definisi sebelumnya, dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia John M Echols dan Hassan Shadily, kearifan lokal diderivasi dari dua kata yaitu kearifan (wisdom) atau kebijaksanaan; dan lokal (local) atau setempat. Jadi menurut beliau, gagasan setempat yang bersifat bijaksana, penuh kearifan, bernilai baik, yang tertanam dan diikuti oleh anggota masyarakatn…